Senin, 31 Mei 2010

Menjaga Hati

Dalam suatu acara retreat pemuda, setiap peserta diberi sebuah telur oleh panitia dengan pesan supaya telur itu dijaga agar jangan pecah atau hilang dan selalu dibawa setiap saat selama retreat berlangsung sampai akhir acara. Entah mereka mengikuti session, makan, tidur, bahkan ke kamar mandi, telur itu tidak boleh mereka tinggalkan. Barangsiapa yang kehilangan telur atau sampai memecahkannya, maka ia akan mendapatkan ''hukuman'' dari panitia.

Dua hari kemudian, tepatnya ketika acara retreat selesai, legalah mereka semua, kecuali beberapa orang yang harus menanggung hukuman karana memecahakn telur mereka. Seperti halnya menjaga sebutir telur yang mereka lakukan, demikian juga kita harus menjaga hati.

Persoalan terbesar yang dihadapi oleh manusia di dunia ini adalah persoalan hati. Dari hati muncul motivasi, dari hati muncul rencana, dari hati timbul perasaan, dari hati kemarahan diungkapkan, dari hati keluarlah pikiran-pikiran, perkataan dan tindakan, Hati adalah area yang penting dalam kehidupan, yang mengatur dan mengarahkan setiap hal yang kita kerjakan. Dan dari hati terpancar kehidupan manusia yang serupa dengan Allah. Dari hati juga akan terpancar kehidupan yang memuliakan Tuhan.

Tuhan mau kita mengasihi Dia dengan sungguh-sungguh, dan menaruh firman Tuhan ke dalam hati kita. Jaga hati dan hidup benar di dalam firman maka apa yang kita inginkan pasti terjadi.

MENJAGA HATI ADALAH MENJAGA HIDUP.

''Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.'' (Amsal 4:23)

Tuhan Yesus Memberkati